Ikhlas…mungkin solusinya…

2 11 2009

Bingung memulai tulisan ini, ntah darimana kuharus menguntai kata-kata. Manusia, ya kita adalah manusia yg Alloh ciptakan dengan kelengkapan yang paling sempurna daripada mkhluk yang lain. Akal dan rasa(hati) itulah kelengkapan yang paling menonjol pada diri manusia. Ada yang unik yang Alloh buat beda dari yang lain yaitu perasaan kasih dan sayang atau sering kita sebut dengan CINTA.

Cinta, ternyata harus dimanage sedemikian hingga sehingga tidak jatuh pada tempat yang tidak semestinya. Terkadang kita membiarkan perasaan kita melanglang buana mencari tempat yang tepat. Untuk siapa rasa ini berlabuh. Ketika Cinta itu berlabuh ditempat  yang tidak halal maka akan berbuah kesedihan. Sang pemilik Cinta tidak berkenan dan bahkan mencela jika CINTA itu adalah cinta yang salah.

Ketika perasaan itu kita khususkan untuk seorang yang belum halal bagi kita maka bersiap-siaplah untuk kehilangan karena Sang pemilik cinta belum ridho. Sekuat apa pun keinginan kita, jika Alloh tidak berkenan semuanya akan lewat begitu saja. Sedih memang, tapi itulah kehendak-Nya. Manusia hanyalah hamba yang hanya bisa berencana dengan indahnya namun Dia-lah yang Maha Menentukan. Begitu mudahnya Dia membalik keadaan, paginya senang dan siangnya pun Dia membuat kita sedih. Rencana itu sudah diatur begitu apik, namun kembali lagi Sang Pemilik Cinta tidak berkenan.

Ikhlas, ya harus ikhlas…itulah mungkin solusi yang tepat. Ikhlas melepasnya untuk yang lain. Alloh punya rencana yang indah untuk mengakhiri episode ini. Benar sekali apa yang ada dalam Al-Qur’an : “…boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Alloh Mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.(QS. Al-Baqoroh 216)

 

 

Menemani dinginnya malam

Bontang, Kalimantan Timur

Iklan

Aksi

Information

3 responses

4 11 2009
uus

dari dulu beginilah cinta
deritanya tiada akhir….(penggalan kalimat terakhir panglima Tianfeng)…h_h.

memang benar cak, kulo sepakat poll dengan goresan tinta panjenengan…:). cinta selain kepada Sang pemilik Cinta (al HuBB) itu ibarat fatamorgana….indah, nikmat dan menyegarkan tapi hnya sebentar bahkan kebanyakan tak nyata. karena itu amat rugilah orang yang terlena kedalamnya.

sudah pernah merasakan nikmatnya mencintai belum? mungkin sedikit berbagi cak, boleh y! mumpung lagi pengen belajar nulis. maklum pernah ingin putus sekolah waktu MTs gara2 ksulitn u bisa menulis, mengarang dan mengungkapkan kata2, pokok e isi ne bengen kuwi serba akrab dengan sing “bunder2” sing di tabok, di tendang…h3.

parameternya sebernarnya tidaklah sulit saat pernah merasakanya akhi…
saat-saat itu hati terasa tentram&tenang, fikiran seperti melayang, mulut&lidah terasa manis, pandangan terasa bermakna, semua indra larut dalam berdzikir padaNYA…pokok e seolah2 tubuh ini terbang seperti burung ke nirwana…:). ternyata saat seperti itu muncul kala dekat2nya dg ustadz dan kyai, pecinta Ilahi sejati..
dan itulah yang disebut “KHALAWATUL IMAN” (manisnya iman) yang di ungkap Rasulullah dalam haditsnya, ada 3 syaratnya kalau pengin merasakanya menurut Beliau….
1. Mencintai Allah dan RasulNya daripada yang lain (wanita, harta, tahta, dll)
2. Mencintai orang lain hanya karena Allah dan Rasul Allah
3. Benci kepada kekafiran sebagaimana benci u dimasukkan neraka.
nikmaaaaaat poll bozz!! pengen mengulang berkali2 tapi kok ber tahun2 belum tentu datang sekali…h_h. ini karena kebanyakan melakukan maksiat..!

ROBBANAA DZOLAMNAA ANFUSANAA WA IN LAM TAGHFIRLANAA LANAKUUNANNAA MINAL KHOOSIRIIN.

WALLAHI INNII LAUKHIBBUKA.

GANBATE BRO!

4 11 2009
pedanglaut

mantab taujihnya Cak Uus…hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: